Hari Minggu, tanggal 14 April ini Lapangan Muspika Kec. Muntilan dipenuhi warga masyarakat dari berbagai elemen masyarakat, baik itu lembaga pemerintahan, organisasi, komunitas dan perseorangan. Mereka datang dari berbagai latar belakang profesi dan pendidikan. Diantaranya dari tim militer, tim dinkes dan lh, damkar, tim-tim rescue, komunitas kali bersih magelang, PMI, segenap tim relawan, tim literasi, seniman, mahasiswa dan pelajar, bersama warga sekitar di sepanjang bantaran sungai. Tujuannya untuk Bersih Sungai di Kali Lamat Muntilan.
Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Komunitas Kali Bersih magelang, Forum Kali Lamat, dan Dinas Lingkungan Hidup Kab. Magelang. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bumi dan Hari Air. Sebelumnya, panitia melakukan penyisiran dan pemetaan lokasi sebelum dilakukannya Bersih Sungai agar lebih tepat sasaran.
Pada pukul 08.00 acara dibuka tepat waktu dengan apel dan briefing dulu. Dilanjutkan pembagian kelompok yang dibagi menjadi 4 titik susur sungai. Setiap kelompok kemudian menuju lokasinya masing-masing yang jaraknya tidak begitu jauh dari kantor kecamatan Muntilan. Mereka terjun ke sungai dengan bersenjatakan alat-alat kebersihan yang sudah dibawanya, disamping panitia juga menyediakan. Diantaranya seperti sabit, bagor, cangkul, dan sarung tangan.

Bapak Giyanto, salah satu partisipan dari Bank Sampah mengatakan senang dan antusias mengikuti kegiatan ini. Dia akan selalu bersemangat untuk mengikuti setiap kegiatan kerelawanan. Venda, siswi SMP Vanlith mengaku awalnya hanya ditunjuk beberapa siswa sebagai perwakilan sekolah namun ternyata banyak yang mengajukan diri untuk mengikuti kegiatan Bersih Sungai. Disitu juga ada aktivis cilik relawan dari Komunitas Kali Bersih Magelang yang bernama Paundra (9 th), Theo ( 11 th), dan Rehan (10 tahun). Adik-adik tersebut mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai dengan penuh semangat, ceria, dan tanpa mengeluh. Meskipun ada mahasiswi Akatirta yang sempat tergelincir saat mau pulang, namun langsung mendapat bantuan dari tim rescue dan kesehatan. dari adik-adik SMK N 1 Kota Magelang yang juga dibela-belain datang ke Muntilan untuk mengikuti kegiatan Bersih Kali Lamat.
Jika dilihat dari jarak jauh, Kali Lamat terlihat bersih, namun ternyata ada beberapa titik di mana warga sekitar menjadikan lereng sungai dijadikan tempat buang sampah sehari-hari. Ada pula beberapa sampah yang menggenang di Kali Lamat. Dapat dikatakan bahwa warga sekitar masih belum merasa memiliki sungai tersebut. Mereka lalu menjadikan sungai sebagai alternatif pembuangan sampah rumah tangga.

Selesai Bersih Sungai, seluruh partisipan makan nasi megono bersama-sama dengan beralaskan daun pisang. Sungguh nikmat rasanya makan bersama apalagi dalam suasana lapar setelah bersih sungai. Acara diakhiri pada pukul 13.30 dengan dinyanyikannya lagu "Dari Yakin Kuteguh.." dengan cara bergandengan tangan dan juga diulangi dinyanyikan di dalam hati. Kemudian, ada rombongan yang langsung pulang dan ada rombongan yang melanjutkan ke Sekretariat forum bersama sahabatsungai.Org yang berlokasi di Jln. KR Santri, Ngawen, Muntilan.
Begitu serunya agenda Bersih Sungai pada hari ini. Antarkomunitas dan lembaga saling dapat berkomunikasi, lalu dapat bersinergi untuk satu tujuan yang mulia yaitu menyelamatkan sumber daya air. Sungai dapat menjadi sumber kehidupan manakala itu dirawat dan dimanfaatkan dengan baik. Sebaliknya, jika sungai dibiarkan kotor dan tercemar, maka sungai akan mendatangkan malapetaka. [ ]





0 Komentar